12 Fakta Menarik 12 Angry Men

Categories TriviaPosted on

12 Angry Men adalah film klasik keluaran tahun 1957 yang disutradarai oleh Sidney Lumet dan ditulis oleh Reginald Rose. Drama pengadilan ini dibintangi oleh Henry Fonda , Martin Balsam, John Fielder, Lee J. Cobb, E.G. Marshall, Jack Klugman, Edward Binns, Jack Warden, Joseph Sweeney, Ed Begley Sr, George Voscovec, dan Robert Webber. 12 Angry Men bercerita tentang seorang juri dalam pengadilan kasus pembunuhan yang berusaha meyakinkan juri lain bahwa kasus yang terjadi tidaklah sesederhana yang mereka kira.

Selain bahwa film hanya digerakkan oleh dialog dan hampir keseluruhan adegan film berlangsung dalam satu ruangan, ada 12 fakta menarik 12 Angry Men

  • Sutradara Sidney Lumet dan sinematografer Boris Kaufman menggunakan kamera berlensa lebar dengan posisi above eye-level untuk memberi kesan jarak yang berjauhan antar subjek pada awal film. Posisi tersebut berubah perlahan menuju below eye-level selama durasi film. Di penghujung film, hampir seluruh pengambilan gambar dilakukan below eye-level dengan framing close-up. Hal ini dilakukan untuk memberi kesan sempit sehingga memperkuat tensi cerita.
  • Sidney Lumet mengharuskan aktornya tetap berada pada ruangan yang sama selama berjam-jam. Para aktor melakukan dialog berulang-ulang tanpa pengambilan gambar. Lumet sengaja melakukan ini agar para aktor benar-benar merasakan bagaimana rasanya “terjebak” dalam ruangan yang sama.
  • 12 Angry Men pertama kali tayang sebagai salah satu episode dalam serial Studio One pada tahun 1954. Episode 12 Angry Men ini disutradarai oleh Franklin Schaffner dan ditulis oleh Reginald Rose. 12 Angry Men sukses menarik perhatian penonton dan kritikus serta berhasil meraih tiga Emmy Awards. Kegemilangan yang membuat 12 Angry Men kemudian diadaptasi dalam versi layar lebar.
  • Ironisnya, televisi jugalah yang membuat 12 Angry Men gagal meraih keuntungan. Format 12 Angry Men yang sederhana dibalut hitam-putih kalah bersaing dengan televisi yang saat itu menjadi pilihan tontonan masyarakat Amerika Serikat. Banyak film lain pada saat itu mulai menggunakan format warna untuk menyaingi televisi.
  • Kegagalan secara komersil membuat aktor utama, Henry Fonda, harus merelakan sisa pembayarannya. Namun, hal ini tidak menghalangi Fonda untuk menempatkan 12 Angry Men sebagai salah satu dari tiga film terbaik yang pernah dia bintangi.
  • Karena keterbatasan dana, proses pengambilan gambar untuk adegan berbeda namun punya sudut dan pencahayaan yang sama dilakukan saat itu juga. Hal ini berarti adegan percakapan yang sama namun diambil dari sudut pengambilan gambar yang berbeda bisa terpisah mingguan lamanya.
  • 12 Angry Men telah dibuat ulang dalam berbagai versi berbeda: Jerman (1963), Norwegia (1982), India (1986), Amerika (1997), Rusia (2007), dan Prancis (2010). Mayoritas remake ini tayang di televisi.
  • Diluar konteksnya sebagai film dan seni, 12 Angry Men sering dijadikan bahan ilustrasi tentang bagaimana menangani kerja tim dan resolusi konflik dalam lokakarya dan sekolah bisnis.
  • Anggota juri versi televisi 12 Angry Men saat tayang perdana pada 20 September 1954 yaitu Norman Fell, John Beal, Franchot Tone, Walter Abel, Lee Philips, Bart Burns, Paul Hartman, Robert Cummings, Joseph Sweeney, Edward Arnold, George Voskovec, Will West. Hanya Joseph Sweeney dan George Voskovec yang kembali memerankan peran mereka di versi layar lebar tahun 1957.
  • Seluruh aktor yang berperan sebagai anggota juri dalam 12 Angry Men telah meninggal dunia. Dua anggota juri yang meninggal paling akhir yaitu Jack Warden, juri #7, meninggal pada tanggal 19 Juli 2006 dan Jack Klugman, juri #5, meninggal pada 24 Desember 2012.
  • Mayoritas anggota juri diidentifikasi sesuai profesi masing-masing: #1 Pelatih Football, #2 Kasir Bank, #3 Pemilik Layanan Kurir, #4 Pialang Saham, #6 Pelukis, #7 Salesman, #8 Arsitek, #10 Pemilik Bengkel, #11 Pembuat Jam, dan #12 Eksekutif Periklanan. Hanya dua orang anggota juri yang dikenal dengan panggilan nama yaitu #8 Mr. Davis dan #9 Mr. McCardle.
  • 12 Angry Men menjadi film pertama sekaligus terakhir yang diproduseri oleh Henry Fonda. Tekanan kerja sebagai produser membuat Fonda memutuskan untuk menjadi aktor saja.
Filminx

Author: Filminx

YIPPI KAY-YAY! I'M ALIIIIIVE.... ALIIIIVEEEE